Kamis, 12 Januari 2017

One Piece 852 Review

Sebelum saya mulai pembahasan kali ini, saya minta bagi orang yang belum membaca manga episode 852 harap membaca terlebih dahulu. Juga bagi kalian yang tidak mau spoiler harap hentikan membaca sampai sini. 

OP 852 banyak menghadirkan hal menarik. Apa sajakah itu?. Kita bahas satu persatu :)

1) Urusan Jinbei dan peluangnya bergabung dengan Topi Jerami Crew.

Jinbei pernah diajak oleh Luffy untuk bergabung bersama crewnya ketika mereka berada di pulau mermaid. Jinbei bukannya menolak. Ia bahkan berniat bergabung, namun karena ada suatu hal, ia memutuskan untuk menolak saat itu. Di episode 852 ia membeberkan suatu fakta bahwa kelompok bajak lautnya adalah kelompok yang bersekutu kepada Big Mom. Kini setelah ia membantu Luffy lolos dari penjara buku, ia secara langsung menyatakan pemberontakan kepada Big Mom. Dan "urusannya yang belum selesai" itu adalah memutuskan tali persekutuan dengan Big Mom.



Kini ia sudah membantu Luffy keluar dari penjara. Ia juga sudah menghajar banyak sekali anak buah Big Mom. Ia bahkan sudah menyatakan bahwa urusannya sudah selesai. Lantas apakah ini pertanda jika Jinbei akan bergabung dengan kru Topi Jerami selepas Whole Cake Island Arc selesai?. Yang jelas Oda sudah memberikan sebuah harapan kepada kita :)

2) Pengorbanan Germa 66 dan Vinsmoke Family

Reijuu yang sudah pulih dari serangan Pudding akhirnya diberitahu kenyataannya oleh Sanji. Sanji sebenarnya memutuskan untuk membawa lari adik kandungnya tersebut bersamanya. Kenyataan bahwa Germa 66 beserta Vinsmoke family akan dibunuh meskipun Sanji menikah atau tidak nampaknya sangat mengganggunya. Sanji juga sangat mengkhawatirkan Baratie. Akan tetapi, Reijuu malah menyuruh Sanji untuk pergi bersama teman-temannya. Germa 66 beserta keluarganya telah menimbulkan banyak sekali masalah. Reijuu rela berkorban untuk Sanji setelah apa yang ia lakukan untuk ibunya. Rupanya Reijuu masih memiliki sedikit perasaan meskipun telah dimodifikasi, tidak seperti Ichiji, Niji dan Yonji. 



Yang menarik adalah keputusan Sanji. Pertama, ia bisa saja pergi dari Whole Cake bersama Luffy dkk, namun masalahnya, Pedro sekarang masih diburu oleh anak buah Big Mom. Chopper dan Carrot juga masih terjebak di dalam dunia cermin. Brook lebih sial, harus berhadapan dengan Big Mom sang Yonkou. Pergi bersama adalah keputusan yang sangat sulit.

Kedua, ia bisa saja menyuruh Luffy untuk membantunya menyelamatkan Vinsmoke Family. Sanji sebenarnya sangat benci dengan ketiga saudaranya serta ayahnya, namun tidak dengan Reijuu. Pilihannya ada dua, Sanji bisa berpura-pura tidak tahu tentang kejadian Pudding dan pernikahan tetap berlangsung atau Sanji melawan balik. Pilihan kedua juga punya sisi buruk dan baik. Sisi buruknya, Vinsmoke family tidak percaya kepadanya, dan Sanji akan ketemu worst case dimana ia harus melawan Big Mom dan Vinsmoke Family plus Germa 66 sekaligus. Sisi baiknya adalah Vinsmoke family percaya kepadanya, dan Sanji beserta kru Topi Jerami plus Vinsmoke dan Germa 66 akan melawan Big Mom dan anak buahnya.

Penulis sih yakin pilihan kedua yang paling masuk akal buat Sanji. Sanji bukan petarung yang bodoh seperti Luffy, Zoro dan Ussop. Meskipun kuat, ia juga pintar dalam membaca situasi perang, dan inilah satu satunya kelebihannya diantara Trio Monster.

3)Apa Reaksi Big Mom Ketika Tahu Luffy Kabur?.

Big Mom sekarang sedang berhadapan dengan Brook. Namun pertarungan itu bukannya tidak bisa diganggu gugat. Jikalau Big Mom mendengar kabar bahwa Luffy telah kabur, maka akan ada dua skenario.

Yang pertama, ia akan menghentikan pertarungannya dengan Brook. Big Mom sepertinya bukanlah petarung yang menghormati asas-asas pertarungan bahwa ia harus menghancurkan lawannya dahulu sebelum pergi. Apalagi setelah ia tahu bahwa Jinbei yang membantu Luffy. Lagipula yang ia lawan hanyalah Brook yang sepertinya sangat remeh baginya. Bisa jadi ia akan pergi meninggalkan lawannya. Tapi jikalau Brook mendengar bahwa Big Mom akan mengincar kaptennya, pastilah sang "Raja Jiwa" ini tidak akan tinggal diam, dan pertarungan diantara mereka tetap berlanjut sampai salah satu diantara mereka mati.

Yang kedua, ia tidak akan peduli. Big Mom terlalu senang akan pernikahan Sanji dan Pudding, sehingga ia lebih memilih untuk diam dan tidak melakukan apapun bahkan ketika ada musuh menyerang. Lagipula, Big Mom punya cukup banyak anak buah kuat yang bisa ia kerahkan untuk menghentikan Luffy seorang. Atau ia bisa saja menyuruh salah satu diantara Prometheus dan Zeus untuk membunuh Luffy (yang pasti Prometheus karena Luffy tidak mempan terhadap petir). 

Sumber Gambar : Mangaku

Selasa, 03 Januari 2017

Review Anime : One Piece Film Gold.

Ohayouu... Selamat tahun baru!!. Udah lama banget penulis gak review anime. Nah, untuk mengawali tahun, gimana kalau kita review Movie baru dari anime lawas One Piece. Kali ini anime yang berdasarkan manga karangan Eichiro Oda ini membuat movie yang berjudul Gold. Kira-kira seperti apa sih filmnya?



Di film kali ini, geng Topi Jerami singgah di suatu kapal hiburan terbesar di dunia bernama Gran Tesoro. Gran Tesoro dikelola oleh orang terkaya di dunia yang bernama Tesoro. Tesoro ini gak bisa dibilang bajak laut, karena memang doi bukan bajak laut. Namun, dibilang musuh besar Angkatan Laut juga iya karena kekuatan dan kekuasaan yang dia punya. Tesoro punya uang yang begitu banyak sehingga ia bisa menyuap angkatan laut. 

Tapi, liburan Luffy dan kawan-kawan yang sempurna seolah sirna ketika mereka pertama kalinya bertemu Tesoro. Kekuatan Tesoro serta anak buahnya tidak sembarangan. Bahkan Roronoa Zoro sempat ditangkap dan akan dieksekusi mati.

Kekuatan Tesoro adalah Goru-Goru no Mi. Ia bisa memanipulasi emas sesuka hatinya. Di kapal yang dipenuhi emas, Tesoro seolah tak terkalahkan. Lantas bagaimana cara Luffy menghajarnya?. 

*

One Piece Film Gold sekarang menempati movie nomor 3 favorit penulis dibawah Baron Omatsuri dan Z. Alasannya jelas, film Gold punya banyak hal yang menarik. Grafisnya sungguh memukau meskipun sepertinya masih dibawah Z. Dari sisi cerita, ada kesamaan dengan Baron Omatsuri dimana pulau yang tadinya Utopia ternyata menyimpan banyak sisi gelap. 

Di film ini kita juga banyak menemukan musuh-musuh lama Luffy. Paling menarik, Rob Lucci kembali ditampilkan sebagai ketua CP0. Sabo pun muncul juga sebagai anggota revolusioner yang hendak menyelamatkan kawannya, Max. Penulis juga baru lihat debutnya Admiral Akainu sebagai Admiral Besar. 

Hmm... Nonton One Piece Gold juga bikin penulis kangen sama aksi-aksinya. Zoro kembali menggunakan jurus favorit penulis, Iai Shisi Sonson sebagai jurus final. Jurus terbaru Luffy, Kong Gun Gear Fourth juga tampil lagi setelah terakhir dipake lawan DoFla. 

Drama di film ini juga salah satu hal yang bikin menarik. Nami ternyata ketemu teman sesama pencuri waktu di East Blue, Catrina yang juga salah satu anak buah Tesoro. Terus ada juga side story menyedihkan dari Tesoro yang baru dikuak di akhir film. Jarang banget movie One Piece menampilkan background story dari antagonisnya, diterapkan di Gold, dan ternyata sukses berat. 

Penulis benar-benar menyarankan kalian untuk nonton One Piece Gold. Penulis heboh sendiri ketika Rob Lucci bikin debutnya yang kedua, dan dia bener-bener naikin rating banget. Bisa lah penulis kasih rating 8,9/10 :)