Senin, 29 Februari 2016

Review Anime : Black Bullet.

Ohayouu... Ulasan anime kali ini penulis akan review Black Bullet. Hal pertama yang penulis pikirkan setelah nonton anime ini adalah, sorry to say, tapi penulis gak terlalu suka sama anime ini. Hype yang ditimbulkan ternyata berbanding terbalik dengan kualitasnya. Nanti akan penulis kasih tau kenapa...

Yang penulis baru tahu adalah anime ini diangkat dari novel asli. Mengambil tema masa depan di tahun 2021 dimana umat manusia diserang oleh raksasa yang disebut Gastrea. Semua yang masih hidup akhirnya bertahan di sebuah kota yang dipagari besi besi besar menjulang yang bernama Monolith.

10 tahun berlalu, suatu hari Satomi Rentarou, karakter utama kita yang juga seorang petugas keamanan sipil mendatangi sebuah apartemen dimana terdapat Gastrea. Namun bukannya bertemu Gastrea, Rentarou malah bertemu seorang pria bertopeng yang punya maksud jahat. Pada akhirnya pria bertopeng tersebut pergi tanpa memberitahu namanya.

Pic : Rentarou dengan Enju, kenapa pic-nya pas lagi ciuman ya? Haduuuhhh -_-

Petugas keamanan di anime ini memang bukan aparat biasa seperti hal-nya polisi. Mereka hanya ditugaskan untuk membunuh Gastrea saja. Biasanya seorang petugas keamanan terdiri dari seorang Promotor dan Initiator. Rentarou adalah seorang promotor, dan ia juga punya Initiator bernama Aihara Enju.

Initiator disini adalah seorang anak perempuan yang punya kemampuan membunuh Gastrea. 10 tahun lalu, ketika Gastrea menyerang bumi, terdapat sebuah virus yang aktif pada bayi-bayi di dalam kandungan. Akibatnya mereka terlahir dengan kemampuan bertarung luar biasa dan mampu membunuh Gastrea hanya dengan tangan kosong. Semua Initiator adalah perempuan dan masih anak anak. Dan mereka disebut Cursed Child atau anak terkutuk.

Promotor juga bukannya tanpa senjata. Satomi sendiri punya pistol yang diisi oleh peluru Varanium. Tak seperti peluru biasa yang tak mempan pada Gastrea, peluru Varanium punya daya serang yang cukup kuat untuk membunuh Gastrea. Namun tetap saja cara paling ampuh melawan Gastrea adalah pada musuh utama dan alami mereka, Initiator atau Cursed Child.

Sekarang mari kita membahas karakternya. Mulai dari Rentaro. Seolah tak ada yang salah dengan dirinya. Hanya seorang korban perang yang berambisi memusnahkan seluruh Gastrea. Namun di anime ini tak diceritakan dengan detil apa yang direnggut darinya, kenapa ia bisa punya ambisi sedemikian besar. Tak ada sebab musabab yang kuat untuk Rentaro punya impian memusnahkan Gastrea dan ini adalah masalah yang cukup serius.

Untuk Enju, penulis tidak ingin membicarakannya. Di anime ini Enju punya peran penting dan cukup kuat untuk menggerakkan karakter utama kita, Satomi Rentarou. Yang jadi masalah berikutnya adalah Heroine kita, Kisara Tendo.

Pic : Kisara Tendo dengan pedangnya. Btw pedangnya ini Varanium, bisa nebas... hati aku (loh)

Tendo disini adalah bos-nya Satomi di tempat dia bekerja. Penulis sendiri bingung kenapa di agensi sepenting petugas keamanan anggotanya hanya Satomi dan Enju saja. Kemudian karakter Kisara disini seperti ter-ombang ambing. Di suatu saat ia tersenyum, menunjukkan perasaan cinta dan sayang pada Satomi. Di sisi lain dia bisa marah, sangat marah tanpa alasan yang cukup kuat untuk diberitahu ke penonton seperti di akhir episode. Tendo hanya jadi seperti boneka yang perasaannya dimainkan oleh si pembuat cerita.

Opening lagunya penulis cukup suka. Berjudul sama dengan anime-nya yaitu Black Bullet, lagu di anime ini memberikan kesan tidak menyerah-nya umat manusia akan Gastrea.

Grafis sangat detail. Bagaimana pertempuran antar manusia dengan Gastrea, atau bahkan hanya sekedar dialog verbal antar Enju dengan Satomi, semuanya memukau. Penggambaran latar tempat juga sangat baik. Anime ini juara dibagian visual.

Ada pesan moral yang juga bisa diambil dari anime ini. Salah satunya adalah toleransi antar umat manusia dengan tidak melakukan kekerasan atau tindakan yang merugikan minoritas. Anak terkutuk di anime ini adalah minoritas yang dibenci manusia karena dianggap wujudan Gastrea. Enju sendiri di beberapa episode mengalami dilema apakah ia harus menyelamatkan manusia yang sering kali mengucilkan dan menghina dirinya. Salah satu pesan moral yang sulit ditemukan di anime lain, dan inilah kelebihan Black Bullet.

Minggu, 28 Februari 2016

One Punch Man Special 3 Review : Mengalahkan Rasa Takut!!

Ohayouu mina.. Guess what? OPM Special sudah keluar yang baru lagi loh... Kalo ada yang belum tonton, tontonlah. Kalo males baiknya baca artikel ini aja hehehe.

Beda dengan episode special yang pertama dan kedua, One Punch Man episode 3 ini pemeran utamanya si Sonic. Kalian tahu kan? Ninja yang punya kekuatan lari super cepat dan pernah melawan Saitama namun gagal. Kalo lupa ini penulis kasih tahu gambarnya :


Di episode yang berdurasi 12 menit ini diceritakan kalo Sonic mengalami trauma akibat kekalahan melawan Saitama. Dia terus terusan keingat akan kekalahannya sampai kebawa mimpi. Makanya dia mengurung diri di hutan bersama seorang pemburu bernama Frank.

Frank cuma seorang pemburu biasa yang punya trauma juga melawan seekor beruang besar. Disini Sonic dan Frank punya kesamaan yaitu sama-sama pernah kalah melawan musuh besar mereka.

Suatu hari, ketika Sonic sedang berjalan jalan di hutan, dia melihat seekor anak babi yang hampir dimakan ular raksasa. Sonic yang bertarung dengan sang ular pun membayangkan ular tersebut adalah Saitama, dan ia merasa takut. Namun ia menghadapi ketakutan tersebut dan akhirnya berhasil menebas sang ular.

Berhasil menghadapi trauma, Sonic kemudian berlatih dengan keras sampai akhirnya ia merasa benar benar tidak takut dengan Saitama. Ia menerima kekalahan tersebut dan kemudian bangkit (mungkin ini pesan moralnya guys)

Sonic pun akhirnya pergi dari hutan meninggalkan anak babi, yang ia beri nama Ino dan Frank. Beberapa saat kemudian Frank pun diserang oleh beruang yang dulu juga pernah menyerangnya. Sampai akhirnya ia terdesak dan muncullah pahlawan kita, SAITAMA!! HOREEE *applause*

Saitama kebetulan sedang disana karena lagi nyari hewan buruan buat dimakan, tadinya dia milih si Ino, tapi Ino sudah kabur duluan, maka dia hajar dah tuh beruang wkwkwk...

Yeah, Saitama dan Genos memang muncul di special episode kali ini, tapi cuma sekitar 5-10 detik doang :( karena memang cerita ini difokuskan ke Sonic.

Inti ceritanya, jangan pernah terlalu percaya diri melawan musuh. Kita harus tenang dan jika kalah, kita harus menerima kekalahan kita. Lawan rasa takut tersebut dengan memakai cara berbeda dari sebelumnya!!


Sumber Pic : Google, One Punch Man Wikia

Senin, 22 Februari 2016

Review Anime : No Game No Life. A World When Everythings Decided By A Game...

Ohayouu... What is up what is up guys??, di kesempatan yang berbahagia ini penulis mau memberi review positif tentang anime yang baru aja penulis selesaikan. Judulnya No Game No Life. Iya, iya penulis tahu kalo anime ini udah ketinggalan jaman banget. Soalnya di tahun 2014 anime ini booming banget dan banyak dapet review bagus dari beberapa anime lovers. Tapi karena penulis adalah orang baru di dunia per-Moe-an -_-, maka mau gak mau penulis harus jadi orang yang ketinggalan.

Sinopsis dari anime-nya cukup detail. Bercerita tentang Sora dan Shiro, seorang kakak beradik NEET (Not in Education, Employment or Training) atau kalau di Indonesia disebutnya "Pengangguran Total". Mereka berdua adalah gamer yang terkenal di dunia cyber dengan sebutan "Kuhaku" (Kosong) karena nickname mereka di game sengaja dikosongkan. Suatu hari mereka mendapat tantangan dari seorang yang tak dikenal yang mengajak mereka bertanding catur. Dengan kemampuan mereka, mereka berhasil menang. Namun kemenangan mereka malah membuat mereka berdua ditarik untuk masuk ke dunia dimana semua hal ditentukan oleh game oleh seorang Dewa bernama Tet.



Di dunia tersebut, umat manusia yang disebut Imanity, menjadi ras yang paling lemah dari 16 ras yang hidup di dunia tersebut. Negara mereka yaitu Elkia adalah negara terkecil dari seluruh 16 ras. Hal ini dikarenakan umat Imanity tidak bisa menggunakan sihir untuk membantu mereka bermain game. Lantas apakah duo gamers terbaik di dunia tersebut akan membantu Imanity untuk menjadi ras nomor satu?

Dari segi karakter, saya kurang begitu suka dengan MC-nya. Seolah tak ada zona dimana mereka berdiri antara kebaikan atau keburukan. Okay mereka baik dengan membantu Imanity, namun impian mereka dengan menantang Tet untuk menjadi Dewa juga bukan membuat mereka 100% baik. Keserakahan mereka untuk menjadi nomor 1 di dunia tersebut ditambah kesombongan mereka karena selalu menang membuat saya gemas ingin menyaksikan mereka kalah meskipun hanya sekali... Namun yang saya sukai adalah karakter mereka berdua, Sora dan Shiro yang selalu bersama dan saling melengkapi. Juga kecerdasan mereka yang berpikir lebih maju membuat saya kagum dan membuat saya kangen dengan karakter utama yang cerdas. Terutama Sora yang selain cerdas, juga mesum hahaha...

Pic : Sora dan Shiro... Gak mirip kan? Iya karena Shiro anak pungut [SPOILER ALERT!!!]

Karakter sampingannya di cerita ini adalah Stephani Dola, cucu dari Raja Imanity terdahulu yang kurang pandai dalam bermain game. Dola disini juga adalah karakter yang polos, bodoh (walaupun sebenarnya pintar, cuma karena kepolosannya jadi dianggap bodoh oleh Kuhaku) juga gak dianggap penting oleh Sora dan Shiro. Selain itu ada Jibril, seorang Flugel (Flugel adalah ras ke-6 terbaik di anime ini) yang pernah dikalahkan Sora dan Shiro, namun akhirnya menjadi anak buah mereka. Jibril tak seperti Dola, adalah karakter yang cukup berguna bagi Sora dan Shiro. Selain itu Jibril juga cukup cerdas dalam permainan dan juga patuh pada Sora dan Shiro.

Pic : Jibril-chan. How cute she is... :*

Ada pula Kurami Zell dan Fir. Kurami adalah seorang Imanity sedangkan Fir adalah seorang Elf (Lupa Elf ada di urutan keberapa, namun mereka punya luas negara terbesar di anime ini). Meskipun demikian, mereka berdua adalah sahabat baik. Kurami pernah menantang Kuhaku dalam sebuah permainan, namun akhirnya kalah.

Dari segi sound, opening song dari anime ini sangat bagus. Banyak rekomendasi dari beberapa anime lovers bahwa lagu "This Game" dari opening song anime No Game No Life enak didengar. Penulis suka karena lirik lagunya cukup keren. Lagu "This Game" ini layak deh masuk playlist lagu anime penulis hahaha...

Grafisnya oke. Pemakaian grafis 3D jarang dipakai oleh anime ini. Tapi overall bagus lah.

Anime ini bergenre Action-Fantasy dengan bumbu ecchi dan harem. Siapa sangka dari anime ini kita bakal dibikin intens dan terperangah cuma karena permainan catur sampai permainan sambung kata. Jujur, hal yang simple namun bisa dibikin keren itu masterpiece banget, dan itu ada di anime ini. Penulis juga jadi merubah pola pikir kalo pengangguran dan sering main game itu gak semuanya bodoh, karena Sora, apalagi Shiro itu jenius banget di anime ini. Atau hal ini cuma ada di anime aja ya??

Last things last, anime ini layak banget buat kalian tonton jika kalian belum nonton. Jangan sampai gak nonton karena cuma di anime ini aja NEET itu dianggap keren. Jangan bilang "Ah ini anime fan service" karena anime ini fan service-nya ketutup kok sama aksi aksi keren dari duet Kuhaku serta Dola dan Jibril... Have fun watching this anime :)

Source Picture : Google Image

Minggu, 21 Februari 2016

Review Anime : Kill La Kill. Pakaian Gak Cuma Bikin Modis, Tapi Bikin Kuat!! O.O

Ohayouu... Kembali penulis akan review anime yang sebenarnya udah hampir 2 tahun lalu rilis namun baru penulis tonton sekarang -_-. Judulnya Kill La Kill. Kalo ada yang udah nonton, apakah ada yang sependapat dengan penulis kalo anime ini lucunya "maksa"?

Yep, penulis bilang maksa karena anime ini becandaannya terlalu vulgar dan absurd. Mereka ingin membuat story-telling yang kuat, namun malah jadi aneh ketika kita menontonnya terlalu lama. Makanya penulis saranin aja, kalo kalian udah merasa janggal di pertengahan cerita, lebih baik kalian close dan cari anime lain. Tapi karena penulis gentleman, maka penulis harus "finish what i'm started" B-)

Di episode awal kalian akan dikasih tau tentang yang namanya "Seragam Goku" (kaya anime Dragon Ball -__-). Ketika orang make seragam ini, maka dia bakalan jadi manusia super gitu. Seragam Goku ini ada tiga tingkatan, dari Bintang Satu yang paling lemah sampe Bintang Tiga yang cuma bisa dipake 4 elit Honnouji. Salah satu elitnya udah dikasih tau diawal yaitu Gamagoori yang badannya kaya gorilla O.O

Muncullah main character kita, sang cewek tomboi bernama Ryuuko Matoi. Matoi ini ceritanya mau cari siapa yang bunuh bokapnya dan dia akhirnya ketemu sama orang yang bertanggung jawab atas pembunuhan itu yaitu Kiryuuin Satsuki, Ketua OSIS Akademi Honnouji yang jabatannya paling tinggi di SMA tersebut. 4 elit yang disebutkan diatas tadi adalah bawahannya si Satsuki itu.

Ryuuko mau duel sama si Satsuki, tapi masa iya kita langsung dikasih suguhan Main Character lawan antagonis paling beratnya?. Maka Ryuuko bakalan disuruh melawan ketua Ekskul Tinju dahulu, namun akhirnya babak belur, karena si ketua ekskul ini punya seragam goku bintang dua, sedangkan Ryuuko cuma pake baju formal biasa -_-.

Akhirnya Ryuuko pulang ke rumahnya yang udah hancur (mau tahu kenapa hancur? tonton animenya XD) tapi dia jatuh ke basement, dan ketemulah sama Kamui Senketsu. Baju seragam dari serat kehidupan yang dibuat ayahnya, Matoi Isshin. Kamui ini bisa ngomong juga, wuiihh baju bisa ngomong -_-. By the way, Kamui Senketsu ini lebih kuat dari seragam goku bintang tiga karena dibuat dari 100% serat kehidupan, sementara seragam goku bintang tiga hanya 70%. Oh iya, Kamui Senketsu ini bajunya kebuka banget loh...

Pic : Ryuko Matoi pas make Senketsu dan udah berubah. Astaghfirullah :)

Karakter pembantunya si Ryuuko ini adalah Mako Mankanshoku. Cewek miskin yang tinggal di rumah reot. Keluarganya ini rusuh banget. Mako-nya sendiri pemalas dan bodoh, adiknya Matarou adalah tukang copet, anjingnya rakus, dan bapaknya adalah dokter gelap. Yang normal mungkin cuma ibunya Mako. Berkat Mako juga Ryuuko jadi sembuh habis lawan si petinju dan dikasih tempat nginap. Singkat kata, Mako adalah BFF-nya Ryuuko di anime ini.



Antagonisnya tentu saja si Kiryuin Satsuki, Ketua OSIS SMA Honnouji yang punya kuasa atas segala yang terjadi di SMA tersebut. Satsuki-pun sering memberi lawan lawan pada Matoi mulai dari ketua ekskul tinju, tenis, sampai empat elit yang jadi anak buah kepercayaannya. Satsuki-pun juga punya baju Kamui yang bernama Kamui Junketsu.



Untuk grafis, penulis pas awal awal kalo mau nonton anime ini harus punya kemauan yang tinggi dulu, karena grafisnya seperti anime tahun 2000 awal -_-. Agak kurang sreg kalo mau nonton. Tapi penilaian orang kan bisa beda-beda hehehe.

Sound-nya lumayan bagus untuk anime bergenre action, apalagi ketika scene dimana kota hancur atau ketika klimaksnya datang. Opening Song-nya gak terlalu penulis sukai. Tapi karena ini anime action, memang sound-nya itu harus bagus di anime-nya sendiri sih...

Yaahh, gak seperti anime-anime lain, penulis tidak merekomendasikan anime ini. Karena anime ini memang gak terlalu bagus juga. Jujur, ini "the worst anime i ever watched" :(. Maaf kalau ada penggemar Kill la Kill. Jangan tersinggung dan jangan diambil hati. Ada juga kok yang penulis sukai, seperti Matoi Ryuuko yang ternyata cakep juga kalo dilihat lihat lagi hahaha :)


Sumber Pic : Google Image.



Sabtu, 20 Februari 2016

Review Anime : Shokugeki no Souma. Let's Cooking!!

Ohayouu... di kesempatan kali ini penulis akan review lagi anime yang bagus sekali menurut penulis. Penulis yakin kok kalian akan suka juga. Judulnya Shokugeki no Souma atau kalo di luar negeri terkenal akan namanya "Food Wars". Dari judulnya aja udah keliatan kan? Perang makanan. Maksudnya bukan perang makanan kaya lempar pie gitu -_- tapi ini tentang memasak. Sekilas temanya mengingatkan penulis akan anime Cooking Master Boy yang pernah tayang di TV Swasta beberapa tahun lalu.



Shokugeki no Souma jelas berbeda dari Cooking Master Boy ini, karena anime ini juga selain bertema memasak, juga bertema School. Disini Souma-nya ini sekolah gak kaya Mao yang berpetualang nyari 7 alat masak legendaris hehehe



Langsung aja kita omongin Shokugeki no Souma, sinopsisnya adalah tentang seorang anak laki-laki bernama Souma yang selain sekolah, dia juga jadi juru masak di restoran Yukihira yang dikelola bapaknya, Jouichirou Yukihira. Bokapnya ini jago masak banget karena dia selain selalu mengalahkan Souma dalam lomba adu masak hampir 500 kali, juga sering keliling dunia buat jadi juru masak di hotel-hotel ternama disana. 

Suatu hari Jouichirou memutuskan untuk menutup restoran Yukihira dan berencana mencari uang dari memasak di luar negeri. Tentu saja hal ini ditolak mentah mentah oleh Souma, karena selain dia cinta dengan restoran tersebut, Souma juga bakal kehilangan tempat dia belajar masak. Namun hal ini dipikirkan juga oleh Jouichirou dengan memasukkan Souma ke akademi memasak terbaik di Jepang dimana hanya 10% siswanya yang bisa lulus. 

Dari karakternya sih, Souma ini gak kaya Main Character biasanya ya. Dimana main character biasa sepertinya agak frustasi dalam menyelesaikan masalah, Souma disini selalu bisa menyelesaikan tantangan dengan muka tenang dan percaya diri tinggi. Mimpi akan menjadi nomor satu dan blak-blakan menjadi alasan kenapa dia sama seperti karakter utama anime aksi lainnya.

Souma di anime ini juga bukannya karakter yang "Godlike". Latar belakangnya yang hanya sebagai tukang masak kedai membuatnya tak selalu tahu bagaimana cara memasak di tempat lain atau gaya memasak yang tidak bisa dilakukan di kedai. Masalahnya adalah bagaimana tujuan dari setiap kompetisi itu membuat Souma mau tak mau dibuat seakan undefeated. Setiap kali ia kalah pertarungan memasak, maka hasilnya adalah ia keluar dari akademi Totsuki. Ini berarti ia bisa saja tak pernah kalah-selain oleh bapaknya tentu saja-dalam setiap pertarungan memasak.

Namun, Souma juga adalah karakter yang belajar. Setiap kali pertarungan/Shokugeki, ia akan dihadapkan bagaimana cara memasak yang ia tak pernah kuasai. Maka sebelum Shokugeki kita akan melihat proses bagaimana Souma kesulitan dalam mencari bumbu yang pas, cara memasak yang pas dan lain lain.

Karakter pembantunya ada Tadokoro Megumi, seorang cewek yang punya bakat, namun kurang percaya diri dalam masakannya sehingga selalu panik dalam memasak. Tadokoro juga selain tak percaya diri dalam hal masakan, juga dalam hal bersekolah di akademi. Para siswa akademi dilihat sebagai orang yang lebih kuat darinya sehingga ia minder. Juga ada Nakiri Erina, salah satu dari 10 elite (pembaca bisa lihat artikel tentang 10 elit disini) yang dipanggil "Lidah Dewa" karena kemampuan mencicipnya yang luar biasa. Erina bisa dibilang mahasiswi kelas satu terbaik di Totsuki dan menjadi antagonis dari Souma. Ada juga Takumi Aldini, seorang koki restoran Italia yang menuntut ilmu di Totsuki. Takumi selalu menganggap Souma adalah saingan yang paling ingin ia kalahkan. Namun ia juga tidak menganggap Souma sebagai musuh.

Grafis dari anime ini juga sangat baik. Bagaimana anime ini menampilkan suguhan makanan dan "kelebayan" juri ketika menyicip makanan adalah ciri khas dari anime ini. Mungkin cuma perasaan penulis, tapi grafis anime ini mirip seperti anime Fairy Tail.



Untuk musik emang gak ditonjolkan sih. Penulis suka dengan lagu opening pertamanya. Untuk opening kedua, penulis suka dengan video clipnya dimana mereka melakukan pengandaian dengan membuat fighting scenario memakai peralatan masak hahaha... Tapi emang nyambung karena ini anime action namun dengan cara memasak.

Penulis menyarankan kalian untuk menonton anime ini. Karena sangat seru... Penulis aja sampai penasaran dan malah baca manga-nya. Penulis berharap banget anime ini keluar season 2-nya secepat mungkin. 

*Sumber gambar : Google Image

Rabu, 10 Februari 2016

Review Anime : Plastic Memories. Make A Happy Memories With Your Love...

Ohayouu... Akhirnya penulis menyelesaikan satu season anime sedih yang lumayan recommended tahun lalu. Judulnya Plastic Memories. Jujur, penulis agak ragu-ragu untuk nonton karena beberapa pandangan penikmat anime lain yang mengatakan anime ini "gak terlalu sedih" untuk genre Drama-Romance. Bahkan menurut teman penulis yang sesama penikmat anime, Plastic Memories gak terlalu layak untuk disejajarkan dengan AnoHana, Clannad dan Shigatsu wa Kimi no Uso (berdasarkan takaran tingkat kebaperan setelah nonton kayanya -_-. Gak ngerti deh)

Namun karena rasa penasaran, penulis akhirnya nonton sendiri, overall sih penulis menikmati. Tapi feels yang penulis dapat sih gak terlalu "banget" seperti penulis nonton Shigatsu beberapa bulan lalu. Plastic Memories bagus, namun perasaan kuat-nya itu tak penulis dapatkan.

Cerita awalnya berfokus pada Mizugaki Tsukasa, seorang pemuda yang bekerja di pelayanan Terminal Service, dimana tugas mereka adalah mengambil Giftia yang sudah expired untuk dikirim kembali ke pusat. Giftia ini adalah robot dengan perasaan dan bentuk layaknya manusia. Agak susah membedakan Giftia dan manusia. Masa hidup Giftia ini juga cukup pendek. Hanya sekitar 8000 jam.

Tsukasa selama bekerja tidak sendirian, ia dibantu oleh Isla, seorang partnernya yang juga Giftia. Agak susah mengatakan inti dari anime ini. Romansa canggung ala anak muda antara Tsukasa-Isla terdapat disini. Cara mereka bekerja serta konflik antara pemakai Giftia dan Giftia-nya sendiri juga ada di awal awal episode. Juga bagaimana Tsukasa dan Isla yang seorang Giftia harus menghadapi kenyataan pahit dimana waktu hidupnya Isla tinggal sebentar lagi. Tapi alur cerita ini bergerak lurus dan tak lompat-lompat di setiap episode.

Untuk karakter-karakternya, penulis agak sedikit kecewa karena mereka mendapatkan porsi yang sedikit sekali. Tak ada hal khusus selain mereka bekerja bersama satu gedung dengan Tsukasa dan Isla. Karakter pembantu yang mendapat peran lumayan banyak mungkin hanya Michiru, teman Tsukasa yang tsundere, dan juga Kazuki, senior Tsukasa yang juga mantan partner-nya Isla. Selebihnya yang lain cuma sebagai pelengkap. Tak lebih.

Penulis suka sekali dengan opening song-nya Ring of Fortune. Nada-nada minor yang harmoni menjadi earworm yang cukup menarik perhatian penulis meskipun tangga nada dan lirik-nya susah.

Untuk mendapat experience yang lebih, tonton saja anime ini. Plastic Memories merupakan anime yang cukup bagus dan menarik perhatian penulis juga, terutama karena Isla-nya ini lucuuu. Semacam karakter yang gak mau ngungkapin perasaannya, tapi malu-malu dan ceroboh, juga jarang senyum (di pertengahan sampai akhir dia bakal lebih sering senyum), semua digabungkan di dalam karakter moe yang loli O.O (bukan berarti penulis ini Lolicon atau semacam-nya.... -_-)




Selasa, 09 Februari 2016

Pengaruh Cidera Zouma...

8 Februari pagi waktu Indonesia bagian barat, berlangsung perhelatan akbar pertandingan lanjutan Liga Premiere Inggris antara Chelsea sebagai tuan rumah melawan Manchester United selaku tamu. Jesse Lingard menciptakan gol yang kemudian dibalas oleh Diego Costa pada babak perpanjangan waktu. Chelsea berhasil menghindari kekalahan namun kesedihan dirasakan oleh para fans, pemain dan juga Guus Hiddink selaku manajer interim.

Malam itu Zouma bermain sangat apik, ia berhasil menghalau beberapa peluang Wayne Rooney cs. Petaka terjadi di pertengahan babak kedua. Kala itu Zouma yang berhasil menghalau bola dengan tandukannya, malah mendarat dengan posisi yang aneh. Tak ayal, bek 21 tahun tersebut langsung mengerang kesakitan seusai membuang bola. Pertandingan dihentikan beberapa saat, namun bek asal Prancis ini tak sanggup lagi bermain. Pada akhirnya pemain bernomor punggung 5 tersebut harus digantikan oleh Gary Cahill

Diketahui bahwa mantan bek St. Etienne tersebut terindikasi cidera ACL yang membuatnya harus absen 6 bulan lamanya. Cidera-nya Zouma ini ternyata berpengaruh besar bukan hanya bagi dirinya, namun bagi pemain lain.

Sebut saja bagi duo bek tengah Chelsea, John Terry juga Gary Cahill. Terry yang belum kunjung mendapat kontrak baru, mungkin akan dipastikan mendapat kontrak setelah salah satu bek andalan mereka cidera. Mau tak mau, daripada membuang sang kapten yang sekarang sedang dalam performa baik, akan lebih bijak bagi manajemen Chelsea untuk memberi 1 tahun lagi jabatan bagi pria asal Inggris tersebut. Hal serupa juga berlaku untuk Cahill. Bek yang mengawali karir di Chelsea tahun 2012 tersebut sekarang sedang mempertimbangkan untuk hengkang lantaran Hiddink lebih mempercayai Zouma. Dengan cidera-nya bek berdarah Prancis tersebut, akan lebih mudah bagi Cahill mendapatkan kembali posisi inti yang diembannya selama beberapa tahun kebelakang.

Kemudian bagi lini pertahanan Prancis. Hampir pasti jika gelaran Euro 2016 yang dilangsungkan di kandang mereka akan mereka langsungkan tanpa kehadiran bek muda tersebut. Padahal, Zouma merupakan aset lini belakang mereka yang cukup membantu. Namun dengan nama-nama macam Koscielny, Raphael Varane serta Eliaquim Mangala, Didier Deschamp nampaknya tak akan kesulitan menemukan pengganti Zouma di lini belakang.

Zouma yang mengakhiri musim lebih cepat, juga akan membantu Matt Miazga untuk mengawali debutnya lebih cepat berseragam Chelsea. Mantan pemain bertahan New York Red Bulls tersebut sampai saat ini belum pernah bermain di kompetisi resmi Chelsea musim ini. Namun cepat atau lambat, dengan banyak-nya kompetisi yang diikuti Chelsea musim ini, kemungkinan Miazga memulai debut-nya bukan hal yang mustahil...

Sabtu, 06 Februari 2016

Shokugeki no Souma Review : 10 Elit Tootsuki.

*Peringatan : Artikel ini mengandung Spoiler!!

Ohayouu... Penulis kali mau review anime yang udah lama penulis tonton, judulnya adalah Shokugeki no Souma. Namun bukan review anime-nya secara keseluruhan, tapi penulis mau review atau lebih tepatnya ngasih tau organisasi yang berada di anime ini, namanya adalah 10 Elit Tootsuki. BOOM!!

Buat kalian yang lupa, namun udah nonton anime-nya akan penulis ingatkan lagi tentang 10 elit ini. 10 Elit Tootsuki adalah organisasi berisi 10 orang koki terbaik se-akademi atau se-sekolahan Tootsuki. Kelebihannya 10 Elit ini adalah mereka bisa memutuskan sendiri kehendak mereka atau semau mereka tanpa izin dewan guru atau kepala sekolah dan keputusan mereka tak akan bisa diganggu-gugat oleh siapapun bahkan kepala sekolah sendiri...  Bahkan hak mereka ini lebih hebat dari hak MPR dan DPR di Indonesia ya :)

Mungkin di anime-nya kalian baru tahu 3 orang Elit, yaitu Nakiri Erina yang menduduki posisi ke-10, Isshiki Satosi yang menduduki posisi ke-7 dan Eizan Etsuya yang menduduki jabatan ke-9. Tapi 7 orang lainnya pasti belum banyak yang tahu. Baiklah akan penulis kasih tau berdasarkan manga yang udah lama juga penulis baca.

Setelah menyelesaikan kompetisi khusus anak anak kelas satu, yang penulis gak mau bocorin siapa pemenangnya, (tapi nanti di akhir artikel akan penulis bocorin babak per-delapan finalnya siapa vs siapa). Para anak-anak kelas satu harus menyelesaikai periode Stagitaire, atau bahasa inggrisnya disebut Trainee. Stagitaire bisa dikatakan sebagai Prakter Kerja Lapangan untuk para anak kelas 1 Tootsuki. Mereka diharuskan bekerja di satu-dua restoran selama satu bulan dan harus membantu owner serta karyawan mereka dalam mengurus pekerjaan.

Kita skip saja Stagitaire ini, toh kalian bakal tau juga kalau Souma bakalan sukses di Stagitaire. Setelah itu, ini bagian paling seru-nya. Para kontestan yang masuk per-delapan final termasuk Nakiri Erina diperkenankan untuk mengikuti acara minum teh bersama dengan seluruh anggota 10 elit Tootsuki. Ini artinya, Souma Yukihira, Takumi Aldini, Tadokoro Megumi, Nakiri Alice, Kyokiba Ryo, Hayama Akira, Mimasaka Subaru, Arato Hisako serta Nakiri Erina diharuskan beramah-tamah dengan 9 kakak kelas mereka yang juga anggota 10 elit... Ini dia penampakan 9 anggota dari 10 elit tersebut.



Kursi Ke-9 : Eizan Etsuya, Tahun ke-2
Kursi Ke-8 : Terunori Kuga, Tahun ke-2
Kursi Ke-7 : Isshiki Satoshi, Tahun ke-2
Kursi Ke-6 : Nene Kinokuni, Tahun ke-2
Kursi Ke-5 : Somei Saito, Tahun ke-3
Kursi Ke-4 : Momo Akenagakubo, Tahun ke-3
Kursi Ke-3 : Tosuke Megishima, Tahun ke-3
Kursi Ke-2 : Rindou Kobayashi, Tahun ke-3
Kursi Ke-1 : Eisan Tsukasa, Tahun ke-3

Mungkin kalian penasaran dengan kekuatan mereka. Dan 10 elit ini dihitung berdasarkan hierarki kekuatan loh, berarti ada 9 orang lain yang kemampuan memasaknya lebih hebat dari Nakiri Erina!! Penasaran gak sih?

Dilanjutkan ceritanya, kalian pasti tahu apa yang Souma lakukan pas ketemu 10 elit ini. Yap, bener, ditantang Shokugeki!! Namun gak ada yang mau karena menurut mereka gak ada anak kelas 1 yang pantas nantang Shokugeki pada 10 elit. Akhirnya sih Terunori Kuga, Kursi ke-8 bakalan manas manasin para 8 besar untuk "memantaskan diri" melawan 10 elit. Tentunya mereka, kecuali Tadokoro Megumi, terbakar api kemarahan. Huahahahah XD...

*NP : Inilah 8 besar kompetisi yang akan bertarung satu sama lain...

Yukihira Souma vs Nakiri Alice
Tadokoro Megumi vs Kyokiba Ryo
Hayama Akira vs Arato Hisako
Mimasaka Subaru vs Takumi Aldini


Kamis, 04 Februari 2016

Review Anime : Ajin. Where Immortality become the worst sin...

Ohayouu... Kali ini penulis akan review anime 2016 yang pamornya lagi naik, Judulnya Ajin. By the way, penulis sebenarnya baru nonton 3 episode aja, karena memang di versi anime-nya baru segitu. Jadi penulis gak akan terlalu banyak bicara tentang segi cerita atau siapa sih antagonis di anime ini karena belum terbuka kedok-nya.

Okay, jadi sebelum mengawali sinopsis, penulis akan beberin apa sih Ajin itu?. Ajin di cerita ini adalah mahluk Immortal alias gak bisa mati. Akan tetapi mereka berwujud sama seperti manusia dari luarnya. Dengan kata lain, kalian gak akan tau dia ini Ajin atau bukan kalo belum liat mereka mati.

Cerita diawali oleh seorang anak bernama Nagai Kei. Cuma anak SMA biasa yang kerjaannya sekolah, belajar dan lain lain, gak ada yang spesial dari anak ini. Kalo kalian tau Kaneki dari Tokyo Ghoul, yah mirip mirip Kaneki gitu si Kei ini...

Suatu hari, Nagai habis pulang menjenguk adiknya yang di rumah sakit, dia menyebrang tanpa tahu lampu-nya lagi merah (pesan moral : Kalo nyebrang hati-hati yaa). Kei akhirnya tertabrak truk yang sedang melintas. Namun bukannya mati, tubuh Kei malah seperti beregenerasi, terungkap sudah bahwa Kei adalah seorang Ajin. Tapi Kei-nya sendiri baru sadar kalo dia ini seorang Ajin.

Melihat bahwa seorang Ajin yang ditangkap disiksa oleh pemerintah untuk menyelidiki bagaimana Ajin bisa mati membuat Kei takut jika ia ditangkap, ia akan disiksa. Akhirnya Kei memutuskan untuk melarikan diri ke hutan. Dia bingung harus menelepon siapa, dan ia akhirnya ingat dengan Kaito, teman masa kecilnya yang sudah tak berteman lagi dengannya karena dianggap membawa sikap buruk ke keluarganya.

Pada akhir episode satu sih, Kei dan Kaito berhasil melarikan diri dari kejaran polisi. Namun mereka selain melarikan diri dari polisi, juga harus melarikan diri dari kejaran orang-orang yang mengejar Kei juga, karena Kei sebagai buronan mempunyai nilai buruan yang besar, yakni 100 juta won!!

Jujur, penulis sebagai penonton anime yang belum lama, agak bingung melihat Ajin, karena anime ini memakai teknik semi 3D untuk grafis mereka. Jadi kalian akan lihat anime ini sama seperti kalian nonton kartun Eropa. heheheh :)

Untuk detail, anime ini sangat memperhatikan sekali sampai gerakan receh macam membetulkan kursi sehabis makan, atau memakai helm sebelum naik motor. Keren gak tuh?

Untuk segi karakter, selain Kei, sampai 3 episode ini belum ada karakter lain yang diekspos terlalu dalam, bahkan untuk Kaito sekalipun yang merupakan karakter utama teman Kei. Tapi penulis sebagai penonton belum terlalu mempercayai Kaito sepenuhnya untuk membantu Kei. Sepertinya ada maksud tertentu deh :)

Oh iya, untuk kekuatan Ajin ini, selain mereka gak bisa mati, mereka juga punya kekuatan tersembunyi seperti kekuatan teriakan Ajin yang membuat manusia yang mendengar suaranya akan lumpuh selama beberapa saat, atau mahluk hitam tak kasat mata yang bisa membunuh manusia (katanya sih namanya IBM, Invisible Black Matters, tapi sampai 3 episode ini belum dijelaskan nama mahluk hitam tersebut dan seberapa besar kekuatannya, kemungkinan IBM ini adalah kekuatan terbesarnya Ajin).

Buat kalian yang mau nonton anime dengan grafis memanjakan mata, harus nonton Ajin. Download lalu tonton dengan grafis HD. Pasti puas deh...

By the way, penulis agak merasa kok anime ini agak mirip dengan Tokyo Ghoul ya?. Ada mahluk yang mengancam kehidupan manusia, karakter utama yang lemah, teman karakter utama yang blonde, terus karakter utamanya tiba tiba jadi mahluk tersebut...

Rabu, 03 Februari 2016

5 Hal Yang Akan Dibawa Guardiola Ke City

Resmi sudah kemana Pep Guardiola akan berlabuh musim depan. Setelah menolak perpanjangan kontrak dengan Bayern Munich, dan Carlo Ancelotti yang sudah resmi menjadi pelatih kepala Bayern Munich per tanggal 1 Juli 2016, membuat para penikmat sepakbola bertanya tanya kemana selanjutnya pelatih yang pernah menukangi Barcelona ini akan merapat. Nama Manchester City adalah klub yang akan ditukangi pelatih berkepala plontos ini mulai tanggal 1 Juli nanti. Tentunya kehadiran Pep akan membuat atmosfir BPL semakin seru. Namun selayaknya para pelatih yang akan pindah klub baru, akan ada beberapa hal dari klub sebelumnya atau idealisme yang akan ia hadirkan ke klub kepunyaan Syeikh Mansyour ini.

1. Spanyol-isasi.

Beberapa klub sebelum ini, atau dua klub yang dia latih sebelumnya pasti punya pemain Spanyol yang jadi andalan Pep. Di Barcelona ia memakai Puyol, Pique, Alba, Villa, Xavi,Iniesta, Busquets dan sebagainya. Di Bayern, ia mempunyai Juan Bernat, Xabi Alonso, Javi Martinez, Pepe Reina dan Thiago Alcantara. Di Manchester City memang sudah ada dua pemain Spanyol yaitu David Silva dan Jesus Navas. Namun tak menampik kemungkinan bahwa pelatih yang pernah merengkuh 6 gelar dalam semusim tersebut akan membawa kembali pemain asal tanah kelahirannya tersebut. Selain tak terkendala soal bahasa, pemain Spanyol tentunya sudah sangat hapal filosofi Guardiola yang menekankan penguasaan bola. Isco yang belakangan ini gerah di Real Madrid sudah lama diincar raksasa asal kota Manchester tersebut. Mungkinkah ia akan menjadi transfer utama City era Pep?

2. Pembuangan Pemain.

Menurut penulis, akan ada beberapa pemain yang akan dikorbankan Pep nanti untuk filosofi permainannya. Wilfried Bony contohnya. Striker asal Pantai Gading tersebut tak terlalu cocok dengan gaya main Pep yang mengandalkan striker cepat dan banyak membuka ruang. Penulis memprediksi Bony akan dijual City pada akhir musim. Samir Nasri yang tak lagi mendapat porsi bermain juga penulis prediksi akan dijual. Filosofi Winger Pep adalah winger yang cepat dan punya kualitas dribble diatas rata-rata. Selain itu Yaya Toure yang diincar beberapa klub China dan MLS, juga penulis prediksi akan pindah klub di akhir musim.

3. Kekayaan Formasi.

Pep bukanlah pelatih yang hanya berpatok pada satu formasi. Di Bayern Munchen, entah sudah berapa belas kali pelatih yang bernama depan Josep ini mencoba formasi baru. Pellegrini di City sepertinya terlalu berpedoman pada 4-2-3-1 atau 4-4-2 yang menjadi andalannya selama beberapa musim kebelakang. Ketika Pep melatih City, musim depan kita akan bisa melihat Manchester City yang selalu mengejutkan di setiap laganya...

4. Pengorbitan Pemain Muda.

Di Barcelona, Pep mengorbitkan Marc Bartra, Christian Tello, Sergi Roberto dan lain lain. Di Bayern, Pep Mengorbitkan Josua Kimmich dan Sebastian Rode. Kita akan bertanya tanya, siapa yang akan diorbitkan Pep di Manchester City. Jason Denayer yang menunjukkan taji-nya bersama Galatasaray musim ini bisa jadi pilihan yang tepat, selain itu Patrick Roberts yang baru ditransfer musim ini juga, serta pemain muda orbitan Pellegrini yang mengejutkan BPL, Kelechi Iheanacho akan memperpanjang daftar pemain muda yang akan bersinar bersama Pep nantinya.

5. Transfer Pemain dari Klub Lama.

Ketika menukangi Bayern, Pep membawa salah satu anak buahnya dari Spanyol, Thiago Alcantara. Lantas siapa pemain Bayern yang akan mengikuti Pep ke City? Sejauh ini tidak ada indikasi pemain Bayern yang akan pindah klub musim depan, atau pemain Bayern yang diincar Manchester City untuk musim selanjutnya. Namun kejutan akan selalu ada. Menarik menunggu siapa pemain Bayern yang akan diboyong Pep nantinya.