Sabtu, 30 Januari 2016

Ookami Shoujo to Kuro Ouji Ulasan : COWOK KAMPREETT!!!

Ohayouu.... Kali ini penulis akan review anime lagi. Kali ini anime underrated tahun 2014 yang judulnya Ookami Shoujo to Kuro Ouji atau kalo di-bahasa inggris-kan jadi Wolf Girl and Black Prince.

Sinopsisnya sih simple. Jadi cerita awalnya tentang Erika Shinohara, seorang gadis baru masuk SMA yang gak kepengen gak punya temen di SMA. Tapi akhirnya dia dapet temen kok, dengan cara berbohong tapi :). Berbohong kalo dia punya pacar, soalnya teman temannya ini kalo ngomong pasti tentang pacarnya terus (membuat penulis bertanya tanya benarkah cewek, kalo lagi sama kelompoknya pasti yang diomongin pacar terus).

Perlahan lahan, temannya mulai bertanya tanya, beneran gak sih Erika punya pacar?. Karena setiap temannya minta foto pacarnya Erika pasti Erika ini nolak terus, atau berdalih kalau pacarnya gak suka difoto. Akhirnya dia sangat desperate dan ketika dia sedang jalan ke rumah, dia ketemu sama cowok ganteng yang dia gak tau siapa. Difotolah cowok ganteng tersebut dan besoknya ditunjukkan ke teman temannya. Namun ternyata cowok ganteng tersebut adalah temen sekolahnya yang dibilang "Pangeran" karena saking gantengnya. Namanya Sata Kyoya. Disinilah hal serunya :)

Erika akhirnya ngasih tau permasalahan sebenarnya ke Sata, kalo Erika pengen Sata jadi "cowok bohong-bohongannya Erika". Sata setuju, tapi dengan syarat yang aneh, Erika harus jadi "anjingnya" Sata. Yap, anjing disini itu beneran anjing loh :) atau lebih tepatnya sih budak O.O

Erika harus bawain bukunya Sata, harus beliin minuman, Sata kalo beli minum buat dia sendiri dan bukan buat Erika. Disini ditunjukkin kalo Sata ini kaya jahat banget ke Erika. Cuma baik didepan orang lain doang lah istilahnya...

Di pertengahan anime, Erika bakalan nyatain perasaannya ke Sata, tapi Sata bukannya nolak, malah ngasih harapan terus. Pokoknya kalian bakalan liat kombinasi antara "Cowok Kampret" dengan "Cewek Bodoh (maaf)" di anime ini.... Penulis aja yang cowok sampai kesel sama karakternya si Sata >:(

Tapi Sata disini gak bener bener jahat kok. Dia masih mau kalo diajak jalan Erika, foto-foto bareng, sampe beliin kalung buat Erika. Cuma mungkin mengharapkan benefits gitu deh...

Dan ternyata kejahatan Sata ini ada alasannya. Ada masa lalu dibalik itu semua sampe dia kaya menganggap semua cewek itu sampah, nanti dikasih tau di ending season. Tenang aja :)

Karakter lain selain Erika dan Sata juga ada Sanda, temen Erika yang udah lama temenan sama dia, juga ada Takeru, temen Sata sejak SMP yang baik banget sama Erika, bahkan ngebantuin Erika untuk pacaran sama Sata.

Untuk musik sih, gak ada yang spesial. Tapi penulis lumayan suka sama opening song-nya.

Baiklah, buat kalian yang penasaran, langsung aja download atau streaming anime-nya di web streaming dan download anime. Buat kalian para cewek yang sering di-php-in cowok atau berusaha dapetin cowok impian, kalian wajib ngikutin anime ini biar tahu semangat juangnya Erika dapetin Sata. Buat kalian yang cowok, kalo gak ganteng ganteng amat kayak Sata, jangan ngikutin dia lah... Kalo ganteng sih gapapa deh hahahah

Daniele Rugani. Dibutuhkan Juventus atau Tidak?

Musim 2014-2015 tahun lalu tentunya memberikan dampak yang lumayan membekas untuk Empoli, baik fans juga pemain dan jajaran direksi. Pasalnya mereka berhasil mempertahankan eksistensi mereka di Serie A, setelah berhasil promosi di musim sebelumnya. Meskipun hanya mengakhiri semusim dengan berada di peringkat 15 klasemen, namun pencapaian tim yang baru setahun promosi ini sangat mengesankan. Terutama melihat catatan kebobolan mereka yang hanya menyentu angka 52. Angka yang lumayan baik mengingat Napoli saja, yang musim lalu mengakhiri musim di peringkat 5 kebobolan 50 gol atau dua angka lebih sedikit dari Napoli. Hal ini semata mata karena taktik pertahanan kuat yang diusung Maurizio Sarri, pelatih Empoli musim itu. Namun pertahanan sekuat itu tak akan terlaksana jika bukan karena pemain hebat dibelakangnya. Salah satunya adalah Daniele Rugani. Siapa sih dia?

Rugani, meskipun baru berusia 20 tahun, namun tidak mengurangi kepercayaan Sarri terhadapnya. Pasalnya pelatih yang sekarang menukangi Napoli tersebut mempercayakan 38 pertandingan Serie A atau seluruh kompetisi kepadanya. 90 menit penuh selama 38 pertandingan, tak semenitpun pemain yang mengawali karir sepakbolanya di akademi Empoli ini absen. Catatannya juga sangat mengesankan. Ia tak pernah sekalipun melakukan defensive error, juga kartu kuning dan kartu merah pun tak pernah dikeluarkan wasit untuk dirinya. Hal ini secara statistik menunjukkan, bahwa Rugani adalah salah satu bek hebat yang akan mewarisi lini belakang tangguh Italia.

Tentu saja kehebatan Rugani langsung mendunia. Arsenal sudah melayangkan tawaran, namun impiannya bermain di Juventus-lah yang membuatnya musim ini bermain di klub asuhan Massimiliano Allegri tersebut.

Namun, kehebatan Rugani pada musim lalu-pun, seolah tak berarti bagi Allegri. Konsistensi trio maut Barzagli-Bonucci-Chiellini tidak sanggup diruntuhkan oleh Rugani. Meskipun ketiganya sudah mencapai usia yang tak lagi muda (Barzagli 34 tahun, Bonucci 28 tahun, Chiellini 31 tahun), kemampuan ketiganya menghadang lini serang lawan masih cukup tangguh. Karenanya Rugani tak sanggup melawan dominasi ketiganya, padahal Rugani sudah terbantu dengan perginya Ogbonna ke West Ham United.

Akan tetapi, hal tersebut tak membuat tim yang sempat terdegradasi karena pengaturan skor ini berniat untuk menjualnya. Allegri pun sempat berujar bahwa ia dan klub sangat membutuhkan Rugani. Meskipun pemain sekaliber dirinya tak pantas dijadikan pelapis, Juventus membutuhkan Daniele Rugani. Rugani pun juga butuh Juventus.

Rugani sendiri sadar, bahwa ia sebagai bek masih banyak kekurangan. Belajar dari trio bek terbaik se Italia adalah kesempatan yang jarang sekali didapatkan oleh pemain manapun. Rugani seharusnya beruntung karena belajar dari ahlinya. Maurizio Sarri, pelatih Napoli pun berujar bahwa ia seharusnya belajar sebanyak mungkin dari seniornya, karena ia adalah salah satu bek muda terbaik di Italia.

Selain itu, Barzagli yang sudah berumur 34 tahun-pun juga tak lama lagi akan semakin lelah untuk tetap konsisten. Adalah kesempatan emas untuk Rugani bermain apik di tiap kesempatannya bersama Juventus untuk menggoyahkan iman Allegri.

Namun apabila Allegri tetap keras kepala dan Rugani serta agennya sudah putus asa akan Juventus, maka siap-siaplah pindah. Karena penulis ingin sekali melihat Daniele Rugani berpasangan dengan Alessio Romagnoli, eh tapi bukan berarti penulis pendukung Milan loh... Penulis penasaran saja bagaimana jadinya bila dua bek muda terbaik Italia ini berduet di jantung pertahanan tim :)

Selasa, 26 Januari 2016

El Shaarawy Menjawab Krisis Winger Roma.

AS Roma kini sedang terpuruk. Belum pernah menang dalam 4 laga beruntun membuat kita mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi dalam skuad bimbingan Luciano Spaletti ini. Terakhir, Klub yang pernah menjuarai Serie A tahun 2000 ini kalah tipis melawan juara bertahan, Juventus. Padahal AS Roma adalah salah satu kandidat juara musim ini.

Penulis merasakan bahwa lini depan Roma adalah salah satu alasan kuat mengapa klub asal ibukota tersebut sekarang terjerembab di peringkat 5 klasemen. Beda 12 poin dengan pemuncak klasemen sementara, Napoli. Edin Dzeko yang musim ini ditransfer dari Manchester City belum menunjukkan konsistensinya menjebol gawang lawan. Francesco Totti yang sudah tua pun tidak bisa lagi bermain 90 menit full. Gervinho pun sama parahnya dengan Dzeko, sementara Mohammed Salah, meskipun pada awal musim beringas, beberapa laga terakhis sering absen mencatatkan namanya di papan skor.

Dengan Juan Iturbe yang dipinjamkan ke AFC Bournemouth, praktis hanya Salah, Gervinho dan Florenzi yang belakangan ini mengisi lini sayap AS Roma. Namun Gervinho, menurut media digosipkan tidak betah berada di klub serigala ibukota tersebut. Ia juga jarang diturunkan oleh Spaletti, allenatore baru Roma. Hal inilah yang membuat lini sayap AS Roma, dalam beberapa laga kebelakang, hanya diisi Mohammed Salah dan Florenzi saja. Mau tak mau, Spaletti harus mencari kandidat penyerang sayap baru, dan pilihan mereka jatuh pada pemain muda yang kontraknya diputus oleh AS Monaco, Stephan El Shaarawy.

Entah apa alasan Milan memutus kontrak pemain yang sempat menjadi jawaban krisis lini serang mereka dalam 3 tahun kebelakang tersebut. Yang jelas AS Roma sudah memutuskan meminjam pemain muda potensial Italia selama setengah musim dengan opsi dipermanenkan pada akhir musim.

El Shaarawy berposisi winger kiri selama ia bermain di AC Milan. Sama dengan posisi yang dijabat Mohammed Salah selama setengah musim ia berbaju merah maroon ala tim Serigala. Mengingat AS Roma sekarang sedang mengarungi 3 kompetisi, penting bagi mereka untuk mencari pelapis sepadan Salah, dan El Shaarawy menjawab hal itu. Good Choices, Spaletti...

Senin, 25 Januari 2016

Pato dan Keuntungannya Untuk Chelsea.

Beberapa media sudah banyak yang menasbihkan Alexandre Pato sebagai pemain yang akan berlabuh di Chelsea. Ada yang menulis bahwa Chelsea meminjam Pato, ada juga yang menyebut Chelsea membeli Pato dengan harga sekian juta poundsterling. Media berspekulasi macam macam, namun satu yang pasti, Alexandre Pato akan berseragam biru pada akhir bulan Januari nanti. Benarkah?

Nama aslinya adalah Alexandre Rodrigues Da Silva, namun publik mengenalnya dengan sebutan Alexandre Pato. Nama Pato diambil dari kota tempat kelahirannya, Pato Branco. Sebuah kota yang berlokasi di Parana, Brazil.

Bakat Pato memang sudah terlihat semenjak kecil. Pada umur 16 tahun, ia sudah dipercaya untuk masuk kedalam tim Internacional usia 20 tahun. Meskipun harus bersaing dengan anak anak yang berusia lebih tua, Pato muda tidak pernah takut dan bahkan, ia menjadi top skorer untuk Kompetisi Piala Champions usia 20 tahun. Bakat Pato terus terasah di Internacional sampai akhirnya ia dilirik klub raksasa asal Italia, AC Milan.

Ditransfer pada bulan Agustus 2007, Pato tidak langsung bermain untuk klub juara Liga Champions 7 kali tersebut. Hal ini dikarenakan peraturan FIFA terkait pemain non Eropa. Pato baru bisa bermain pada bulan Januari 2008, ketika bursa transfer musim dingin baru dibuka.

Bersaing dengan pemain sekaliber Fillipho Inzaghi, Alberto Gilardino, Zlatan Ibrahimovic dan Klass Jan Huntelaar tidak membuat pemain yang lahir tanggal 2 September 1989 itu minder. Sedikit demi sedikit, Pato mulai mendapatkan tempat di AC Milan, maupun di hati pelatih dan fans. Pada akhirnya, pemain bernomor punggung 7 tersebut langsung nyetel dengan gaya main Milan dan mulai menjadi senjata andalan Il Rossoneri...

Namun memasuki tahun kelima-nya di Milan, Pato mulai sering cidera. Kedatangan pemain muda macam El Shaarawy juga membuat posisi-nya di Milan goyah. Sampai akhirnya pada tahun 2013, Pato menyudahi masa baktinya di San Siro dan pulang kampung ke Corinthians.

Karirnya di Corinthians-pun tak kunjung membaik sampai ia harus dipinjamkan ke Sao Paulo. Bersama Sao Paulo, Pato mulai kembali mendapat kepercayaan diri dan mencetak banyak gol. Kebangkitannya pun mulai dilirik oleh beberapa klub asal Eropa. Termasuk klub lamanya AC Milan dan klub yang sekarang sedang dihubungkan dengannya, Chelsea FC.

Namun keputusan Pato untuk hengkang ke Chelsea apakah dirasa tepat baginya? Mengingat Chelsea sudah mempunyai goal gatter andalan dalam diri Diego Costa dan Loic Remy yang kadang menjadi senjata rahasia. Bisa jadi kedatangan Pato hanya untuk penghangat bangku cadangan seperti yang dilakukan Falcao dalam kurun waktu setengah musim lalu.

Pato memang punya kelebihan dribbling dan speed. Costa hanya punya speed sementara Remy hanya punya dribbling. Pato bisa menawarkan kedua opsi tersebut. Memainkan Pato sama saja memainkan dua striker Chelsea secara bersamaan. Inilah yang dibutuhkan Chelsea sepeninggal Hazard yang sekarang sedang cidera dan performanya belum kembali.

Pato juga sangat handal dalam serangan balik dan positioning. Meskipun tubuhnya kecil dan tak mempunyai kekuatan melawan bek bek lawan apalagi bek inggris yang punya kelebihan dalam strength, Pato bisa menutupnya dengan kemampuan lolos dari pengawalan. Kecepatannya sangat berpengaruh untuk hal ini, juga Pato mempunyai skill finishing tingkat tinggi selain kepunyaan Costa untuk mengarungi kompetisi seketat Premiere League dan Liga Champions.

Pato pun tak perlu takut akan budaya dan komunikasi, karena banyak punggawa Brazil di Chelsea yang akan membantunya seperti Willian, Ramires dan Oscar. Guus Hiddink, sang manajer pun juga adalah manajer yang fasih dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Portugis yang menjadi bahasa nasional Brazil.

Tak sedikit pula yang berharap Pato akan gagal di Chelsea. Mengingat kerasnya Premiere League serta cidera Pato yang kadang bisa menghantui, kedatangan Pato juga adalah perjudian bagi Guus Hiddink maupun Chelsea. Jose Mourinho sempat kalah judi karena mempertaruhkan segalanya untuk pemuda Kolombia bernama Falcao. Lantas apakah Guus Hiddink akan meniru kompatriotnya tersebut, atau justru memenangkan perjudian untuk "kesuksesan pemuda asal Brazil"? We'll wait...


Senin, 18 Januari 2016

Shigatsu wa Kimi no Uso. POUR ALL THESE TEARS!! :(

Baru-baru ini penulis sudah menyelesaikan satu season anime paling bikin baper (katanya) tahun 2015. Judulnya Shigatsu wa Kimi no Uso atau jika diterjemahkan menjadi Your Lie In April atau Kebohonganmu di Bulan April. Setelah menyelesaikan satu season, ternyata memang benar kata orang-orang. Anime ini bakalan bikin jiwa kalian tersedot kering, dan kalau perasaan kalian kuat, pasti gak satu atau dua episode kalian bakalan dibikin nangis sama anime ini.

Karakter Anime "Shigatsu wa Kimi no Uso" dari kiri ke kanan : Tsubaki, Kousei, Kaori, Watari

Penulis akan beberin episode satu-nya saja, juga sinopsisnya. Ceritanya sih tentang seorang pemuda bernama Arima Kousei, sang pianis jenius yang sering menang berbagai kompetisi. Bahkan dia dibilang human metronome oleh beberapa orang. Arima ini dilatih piano sama ibunya, latihannya keras sampai sampai dia dipukulin kalo salah not, dan gak boleh tidur sebelum bagian lagunya selesai. Wiihh galak gak tuh nyokap??

Tapi Kousei ini sayang banget sama ibunya, karena hal itulah yang membuat Kousei jadi jago main piano. Suatu hari nyokapnya sakit keras dan meninggal. Kousei patah semangat dan mentalnya down. Setelah itu entah kenapa Kousei jadi gak bisa denger suara piano-nya sendiri. Dia pensiun kompetisi selama dua tahun lamanya, dan hidupnya jadi monotone. Tapi semua berubah semenjak ketemu seorang cewek O.O

Suatu hari, temennya sejak kecil sekaligus tetangganya, Tsubaki Sawaba mengajak Kousei untuk ketemuan sama seorang temennya. Katanya sih temennya ini suka sama Watari, temen Kousei juga sekaligus kapten futsal SMP. Watari digambarkan sebagai cowok tampan dan digilai oleh banyak wanita. Ketika mereka berempat ingin ketemuan, entah kenapa Tsubaki dan Watari ini telat. Kousei yang bosan menunggu mereka berdua lantas berjalan jalan ke taman sampai dia bertemu dengan seorang wanita yang sedang bermain pianika bersama 3 orang anak kecil. Kecantikannya, suasana serta bagaimana cewek ini memainkan pianika dengan merdu dan serius membuat Arima ingin mengambil fotonya. Namun cewek ini malah salah sangka mengira Kousei ingin memotret celana dalamnya. Bukan pertemuan pertama yang bagus -_-.

Ternyata setelah Tsubaki dan Watari datang, barulah dikenalkan bahwa cewek ini bernama Miyazono Kaori, seorang violinist. Kaori langsung saja akrab dengan Watari, sementara Kousei langsung lesu melihat temannya akrab dengan seorang cewek cantik. Harapannya putus.

Ternyata hari mereka berempat bertemu bertepatan dengan hari kompetisi biola-nya Kaori, lantas mereka berempat langsung datang ke Towa Hall dimana Kaori berlomba. Kousei, Tsubaki dan Watari-pun ikut mendukung Kaori. Ketika Kaori memainkan biolanya, Kousei pun heran mengapa Kaori tidak memainkan musik sama seperti di partitur dan malah memainkan biolanya dengan improvisasi. Ternyata Kaori tidak mengungkapkan ekspresi yang sama seperti ketika pencipta menulis partitur dan malah memainkan biola dengan segala kebebasan dan ekspresinya.

Yang menarik adalah nantinya Kaori akan membantu Kousei untuk menghilangkan traumanya akan bermain piano dengan menjadikan Kousei sebagai pengiring permainan biolanya. Lantas apakah Kousei akan bisa bermain piano lagi? Penulis tidak mau membeberkannya, tonton sendiri yaa :)

Anime ini bergenre Romance Drama Music. Karena anime musik, jelas kalian akan melihat beberapa scene tentang permainan piano dan biola. Namun jangan khawatir membosankan karena meskipun lagu lagunya piano klasik yang bisa bikin ngantuk, adegan itu akan ditambah dengan beberapa konflik, serta pengandaian dan latar yang benar benar luar biasa keren. Seperti contohnya di last episode (gak mau spoiler tapi :p) itu kereeeeeeeeeeeeeeen abiisssssssssssss :)

Opening soundtracknya juga sangat sangat bagus. Ada 2 opening dan penulis suka keduanya. Seperti yang diharapkan dari anime musik :)



Anime ini lumayan booming tahun lalu. Penulis mengetahui anime ini dari web luar negeri, dan hampir semuanya merekomendasikan Your Lie In April sebagai anime wajib tonton tahun 2015. Buat kalian yang bisa main piano pasti bakalan semangat main karena nonton anime ini. Buat yang belum bisa, penulis yakin kalian bakalan kepengen belajar main piano deh XD

Tapi sebelum nonton ada baiknya buat kalian yang cewek siapin tissue dulu yaa. Karena ada beberapa scene yang bikin kalian terharu dan sedih. Terutama scene soal Kaori karena dia pemeran utama wanitanya yang bikin klimaks di pertengahan dan ending bikin terharu di akhirnya... :'(


Minggu, 10 Januari 2016

Apakah Madrid Masih Butuh De Gea?

Bursa transfer musim panas lalu membuat fans Manchester United panas dingin. Pasalnya kiper kebanggaan mereka, David De Gea digosipkan hengkang ke tim kaya asal Spanyol, Real Madrid. Kepanikan tidak hanya melanda fans, namun juga jajaran direksi termasuk manajer sendiri, Louis Van Gaal. De Gea sendiri dikabarkan sudah pamitan kepada teman teman sesama pemain di Manchester United. Bahkan MU sudah membeli kiper asal Argentina, Sergio Romero sebagai pengganti jikalau mantan kiper Atletico Madrid tersebut hengkang. Dan uang hasil penjualannya, rencananya akan dibelikan Sergio Ramos, bek tengah yang sekarang menjabat sebagai kapten Real Madrid.

Namun nyatanya, David De Gea masih berdiri di bawah mistar gawang dengan logo setan merah di dadanya sampai saat ini. Hal ini dikarenakan kontrak David De Gea yang katanya telat sampai ke kantor direksi klub yang dipresideni Florentino Perez itu. Bursa transfer musim dingin sedang berlalu pun, belum ada tanda tanda niatan Real Madrid untuk memboyong kiper asal Spanyol tersebut.

Pertanyaan pun mulai muncul, benarkah Real Marid sudah tidak butuh lagi David De Gea?

Mari kita tengok catatan Real Madrid musim ini, sampai detik ini, tim asuhan Zinedine Zidane tersebut sudah mengepak 47 gol yang menjadikannya tim dengan jumlah memasukkan gol terbanyak di La Liga, artinya tidak ada yang salah dengan kemampuan menyerang Real Madrid. Namun kemampuan menyerang mereka tidak dibarengi dengan kemampuan bertahan yang dimiliki mereka. Sejauh ini Real Madrid sudah kebobolan 18 gol, terbaik ke-enam di La Liga. Bahkan Malaga yang bercokol di peringkat 10 saja memiliki jumlah kebobolan lebih sedikit. Apalagi beberapa hasil negatif yang belakangan ini menimpa klub asal ibukota tersebut. Membuat kita bertanya tanya apakah Keylor Navas, sang palang pintu terakhir klub ibukota, adalah tepat berada di sana?

Navas, sejauh yang penulis lihat, bukanlah kiper yang buruk-buruk amat. Catatan awal musim Real Madrid begitu mengesankan ketika Navas yang bermain di bawah mistar gawang. Jumlah menepis tendangan pinalti-nya pun mengesankan. Meskipun umurnya sudah kepala 3, namun tak mengurangi kemampuan kiper asal Kostarika tersebut untuk terbang-terbangan menepis bola yang mengarah ke gawang.

Kiper kedua mereka, Kiko Casilla pun tak begitu buruk, sejujurnya pemain lulusan La Fabrica ini layak bermain di Real Madrid mengingat kemampuannya ketika bermain untuk klub asal Catalan, Espanyol musim lalu.

Namun kekurangan mereka berdua sebenarnya adalah, keduanya bukan pemain bintang. Juga Navas beberapa match terakhir tak terlihat sebagaimana Navas pada beberapa match awal La Liga. Kelemahan Navas yakni bola bola udara sudah mulai kelihatan dan beberapa kali tim lawan menggol-kan Navas melalui bola bola udara.

Kita balik ke pertanyaan awal, namun kita kontradiksi-kan. Memangnya Madrid butuh De Gea?

Beberapa match terakhir, MU mulai sering kalah, namun permasalahan mereka bukanlah dari sisi pertahanan, melainkan sisi penyerangan mereka yang sekarang sangat tumpul dibandingkan musim lalu.

Jujur, selain permasalahan fullback kiri MU, tak ada masalah di sisi pertahanan. duet Smalling dan Blind musim ini sangat padu dan satu. Darmian pun yang baru di-transfer musim ini langsung nyetel dengan gaya main ala Van Gaal. Apalagi David De Gea, semua masalah di sisi pertahanan lancar lancar saja.

Memang, selain karena duet bek tengah mereka yang nyetel, David De Gea pun memberikan rasa aman yang lebih untuk pemain bertahan. Hal inilah yang dibutuhkan Real Madrid jika pemain bertahan ingin bermain lepas. Kiper yang memberikan rasa nyaman. Apalagi De Gea yang orang asli Spanyol pasti tak akan terkendala bahasa, budaya dan lain lain. Komunikasi dengan para pemain bertahan pun bisa lebih detail.

Jadi jawabannya adalah Ya, Madrid butuh De Gea. Namun bukan Madrid satu-satunya yang butuh. Manchester United juga masih butuh.

Review Anime : Zankyou No Terror.

PERINGATAN : ARTIKEL INI MENGANDUNG SPOILER... :)

Sebelum menulis artikel ini, penulis sungguh sungguh minta maaf kepada sang produser, seiyuu, animator serta beberapa yang terlibat dalam pembuatan anime ini, karena PENULIS BARU TAU ADA ANIME SEKEREN INI!!. Buat kalian pencinta anime thriller, psychological atau teka teki, jangan pernah sekali sekali lewatin nonton anime ini. 

Sinopsis dari cerita ini dimulai dari dua remaja laki laki bernama Arata Kokonoe dan Hisami Touji. Namun nama ini bukanlah nama asli mereka, karena dari 11 episode, cuma sekitar 2-3 kali mereka dipanggil dengan nama samaran mereka tersebut. Nama asli mereka adalah Nine (Sembilan) dan Twelve (Dua Belas). Kenapa mereka dinamai seperti itu? Sabar dulu... hehhe

Di awal cerita juga dimunculkan Heroine-nya yaitu Mishima Lisa, siswi SMA biasa yang sering kena bullying dan dimarahi ibunya. 

Hal yang menarik dari cerita ini bahwa Nine dan Twelve ini bukan remaja biasa, mereka ternyata terrorist yang memanggil diri mereka SPHINX. Di episode awal saja sudah ada adegan dimana mereka mem-bom sebuah gedung pemerintah Tokyo. Kebetulan Mishima Lisa pun juga ada disana, namun akhirnya ia diselamatkan oleh Nine dan Twelve dengan syarat harus menjadi kaki-tangan mereka.

Namun setiap antagonis harus punya protagonis, begitu pula sebaliknya. Lawan yang sepadan bagi mereka. Dan tokoh itu ialah Shibazaki, seorang mantan detektif yang bekerja di departemen kepolisian bagian arsip. 

Nah anime ini nantinya akan ada beberapa adu kecerdasan antara SPHINX versus Shibazaki. SPHINX yang terus meneror dengan bom namun memberikan beberapa teka-teki haruslah dipecahkan oleh Detektif Shibazaki untuk mengetahui lokasi bom-nya serta siapakah SPHINX tersebut.

Berikut beberapa penokohannya

1. Nine.
Nine disini digambarkan sebagai cowok tampan yang mempunyai mata yang dingin. Meskipun begitu, Nine juga dikenal sebagai SPHINX NO.1 yang bertugas mengurus bagian bom dan peralatan. Karena sikapnya yang dingin pula, Nine tak pernah punya teman selain Twelve dan keberadaannya bagaikan hantu, tidak ada yang tahu. 

2. Twelve.
Twelve adalah seorang cowok yang murah senyum dan memiliki rambut coklat bergelombang. Namun terkadang saking murah senyum-nya, kadang senyumannya bisa sangat mengerikan. Twelve juga suka bercanda, dan dialah yang awalnya memulai pertemanan dengan Mishima Lisa. Twelve adalah SPHINX NO. 2

3. Mishima Lisa.
Seorang cewek SMA biasa. Saking biasanya malah tidak ada yang spesifik dari salah satu tokoh wanita di anime ini. Mungkin memang hal ini sengaja dibuat oleh sang produser kali ya :). Lisa adalah cewek pemurung dan pemalu. Ia pun pernah dimintai bantuan oleh SPHINX dan Twelve menganggapnya SPHINX NO. 3.

4. Shibazaki.
Seorang mantan detektif yang bekerja di bagian arsip, namun karena kasus SPHINX ia dimintai oleh atasannya untuk bekerja kembali sebagai detektif. Shibazaki adalah detektif cerdas yang suka sekali merokok. Ia pula yang mengungkap dalang dibalik semua kejadian SPHINX, bahwa ternyata terdapat sebuah eksperimen yang melibatkan 26 anak dimana Nine dan Twelve adalah bagian dari anak anak tersebut.

5. Five.
Five adalah salah satu mantan rekan Nine dan Twelve, jadi mereka adalah sebuah eksperimen yang bertujuan untuk membuat manusia dengan kecerdasan tinggi, menciptakan manusia yang lebih tangguh dari senjata, sehingga Jepang menjadi negara yang benar benar mandiri. Dari 26 anak, hanyalah Five yang bisa bertahan dan menjadi percobaan sukses. Nine dan Twelve sebenarnya kabur dari percobaan tersebut saat mereka masih kecil. Five adalah seorang wanita berambut putih yang juga anggota intelijen rahasia Amerika Serikat. Five di anime ini adalah antagonis yang berusaha menangkap Nine. 

Untuk grafisnya, anime ini sangat sangat keren. Anda bisa tonton sendiri sebagai buktinya. Penulis memberi rating 8/10 untuk grafis.

Untuk bagian song, memang anime ini tidak ditekankan di situ. Lagu openingnya pun penulis rasa buruk. Namun ada beberapa lagu yang cocok ditempatkan di animenya. Seperti contoh ketika Twelve mengajak jalan jalan Lisa naik motor, selipan lagunya sangat bagus. Tapi siapa yang peduli dengan lagunya, toh animenya jenius abis :D

Buat kalian yang belum tahu sih agak wajar, memang tidak terlalu dikenal orang, namun anime ini benar benar layak deh buat ditonton. Salah satu anime paling underrated, namun jika anda menonton kesebelas episodenya, dijamin kalian akan bertepuk tangan melihat cerita dan grafisnya, karena dua hal itu yang paling ditekankan di anime ini...





Jumat, 08 Januari 2016

Review Anime : Gekkan Shoujo Nozaki-kun.

Ohayyou... Kali ini penulis bakalan coba review anime lagi. Judulnya Gekkan Shoujo Nozaki-kun, atau kalo di bahasa indonesia-kan jadi "Majalah Bulanan Gadis Nozaki".


Tokoh tokoh Anime "Gekkan Shoujo Nozaki-kun" dari kiri ke kanan : Wakamatsu, Hori, Kashami, Sakura, Nozaki, Seo, Mikoshiba

Berawal dari pencarian penulis yang ingin menonton anime yang "enteng" dan gak terlalu banyak mikir, karena beberapa anime yang penulis tonton terakhir agak berat dan sulit dimengerti seperti Owari no Seraph dan Death Parade. Penulis pun mencari referensi anime lain, dan ketemulah Gekkan Shoujo Nozaki-kun.

Anime ini bergenre Romance Comedy, namun siap siaplah untuk tertawa terbahak bahak karena di anime ini disisipkan lebih banyak comedy-nya dibanding romansanya.

Segi ceritanya sungguh sederhana, seorang wanita bernama Sakura Chiyo menyukai seorang pria bernama Nozaki. Namun Nozaki malah menganggap Sakura hanya sebagai fans-nya saja. Karena ternyata Nozaki ini seorang mangaka terkenal, namun punya nama pena samaran sehingga tak semua orang di sekolah mengetahui bahwa Nozaki adalah seorang mangaka. Anime ini akan menceritakan bagaimana Sakura-chan berusaha merebut hati Nozaki dengan menjadi assisten mangakanya...

Penokohannya lumayan unik, selain Sakura yang suka memendam perasaan membuat tak jarang dirinya di anime seringkali muncul dengan wajah merah padam dan Nozaki sang mangaka berwajah datar, ada juga Mikoshiba yang akrab dipanggil Mikorin. Mikoshiba digambarkan berwajah tampan dan seringkali menggoda wanita dengan kata kata yang membuat geli, namun setelah mengucapkan kata tersebut, dirinya langsung menyesali perbuatan mengapa ia mengucapkan hal tersebut.

Ada juga Seo Yuzuki yang sangat acuh dengan sekelilingnya, namun memiliki suara emas yang luar biasa di klub vokal yang mengakibatkan ia dipanggil dengan julukan Lorelei, lalu Kashami, sang cewek berwajah tampan yang membuat ia disukai banyak wanita. Kashami sendiri juga mempunyai sikap sama dengan Mikorin, yaitu suka menggoda wanita, bedanya dia tidak malu setelah menggoda wanita :).

Dari opening soundtracknya saja, sudah terlihat bahwa anime ini bergenre komedi, karena lirik lirik nyeleneh yang dibawakan oleh sang penyanyi, serta video klip opening-nya juga diselipkan beberapa klip dimana terdapat sisi romance juga komedinya. Namun disamping itu, aransemen melodi dan beatnya lumayan bagus. Diawali alunan bass di awal dan nge-jazz dikit di akhir akhirnya, membuat kita hanya dengan bergumam saja sudah asik sendiri dengan musiknya.

Pokoknya untuk kalian yang menginginkan anime yang ringan, gak terlalu banyak mikir serta membuat tertawa, Gekkan Shoujo Nozaki-kun sangat recommended untuk ditonton. Anime ini juga lumayan booming di musim panas tahun lalu...

Kamis, 07 Januari 2016

Review Anime : Death Parade.

Setelah agak bosan me-review Match sepakbola atau film, maka penulis akan coba coba review sesuatu yang agak anti mainstream : Anime. Jadi maaf jika review-nya agak buruk, karena memang me-review anime yang panjang butuh pengamatan yang sulit. Penulis akan coba me-review anime yang baru saja penulis selesaikan, yaitu Death Parade. Anime yang lumayan booming tahun 2015 lalu.

Awal mengetahui anime ini adalah ketika sedang browsing salah satu website meme luar negri. Di bagian anime dan manga, ternyata banyak juga rekomendasi untuk menonton Death Parade. Penulis sudah selesaikan satu season anime-nya dan akan penulis review.

Buat yang belum tahu, Death Parade ini anime yang anti-mainstream banget. Jika anime lain bercerita tentang kehidupan, cinta, aksi, misteri atau phsycological yang "logic", maka Death Parade adalah cerita tentang tema misteri yang kurang "logic". Pasalnya latar cerita anime ini adalah tempat dimana setelah kehidupan dan sebelum kematian (bingung gak tuh??)

Jadi setelah kematian, manusia akan dibawa ke sebuah tempat bernama QueenDecim. Sebuah bar dengan bartender bernama Decim yang nantinya akan bertindak sebagai juri dalam sebuah permainan. Sang juri akan memaksa manusia yang datang (dua manusia) untuk bermain dalam sebuah permainan yang mempertaruhkan nyawa. Nah loh, udah mati tapi suruh main permainan yang mempertaruhkan nyawa, aneh gak tuh??

Eitss tapi di sinilah serunya, dua manusia tadi tidak ada yang tahu jikalau mereka mati. Ingatan mereka dihapus sejak awal, dan ketika dalam permainan inilah ingatan mereka akan tumbuh sedikit demi sedikit, sampai mengapa mereka bisa mati.

Dalam sebuah permainan, akan terjadi suatu saat dimana mereka akan ingat kejadian sebelum mereka mati. Nah, ingatan inilah yang membuat permainan bisa menjadi semakin seru. Seperti dalam episode pertama, dimana sang suami istri yang bermain permainan darts. Namun tidak akan penulis ceritakan bagaimana permainannya dan akhirnya, karena hal itu bisa membuat anime menjadi tidak seru untuk ditonton :)

Namun tak semua episode menceritakan tentang konflik antar dua pemain, seperti episode dimana sang tokoh utama wanita yang tak bernama tersebut bermain permainan kartu dengan seorang nenek dan Decim, atau episode 3 dimana dua manusia yang bermain bowling.

Namun bagian paling seru menurut penulis adalah ketika bagian detektif dan mahasiswa yang mempunyai pandangan yang sama tentang manusia. Menurut mereka, ada beberapa manusia yang tidak layak hidup dan sudah tugas mereka sebagai manusia untuk "melenyapkan" manusia-manusia tak berguna tersebut O.O

Overall, anime ini sangat sangat seru dan layak untuk ditonton bagi kalian yang suka dengan genre anime Phsycological-Mistery.

Hal yang membuat penulis kepincut dari awal adalah opening soundtrack-nya yang sangat bagus. Meskipun gak nyambung dengan segi ceritanya, namun iramanya cepat, asik dan ngebeat. Video openingnya juga gak nyambung dengan ceritanya, but, who cares? tetap asik kok untuk didengarkan...



Senin, 04 Januari 2016

Mane dan Sane Untuk Duo Manchester.

Bursa transfer musim dingin sudah dibuka, klub klub liga Inggris pun mulai mencari pemain tambahan untuk mengarungi sengitnya persaingan di liga maupun kompetisi. Dikarenakan kompetisi FA Cup yang mulai bergulir juga, lalu tim tim papan atas yang masih bersaing di kompetisi Eropa, jelas kehadiran pemain baru diharapkan mampu mendongkrak performa tim. Begitu pula dua tim papan atas asal kota Manchester, yaitu Manchester United serta Manchester City...

United yang sekarang sedang kesulitan mencetak gol memilih mencari penyerang tambahan untuk meningkatkan produktivitas mereka, dan ada satu nama yang belakangan ini sedang ramai dibicarakan akan hengkang ke Old Trafford, yaitu Sadio Mane, winger Senegal yang sekarang membela Southampton.

Mane memang belakangan ini ramai dibicarakan. Pasalnya sang pemain juga sudah ogah-ogahan untuk berlatih, dan dia sendiri pernah meminta untuk dijual pada Ronald Koeman, manajer Southampton.

Kehadiran Mane diharapkan mampu mendongkrak performa MU. Di Southampton sendiri memang Mane sedang bermain sangat apik. Sudah 6 assist diciptakan oleh mantan pemain Red Bull Salzburg. Jika bukan karena Mane, mungkin Southampton sudah terjerembab ke papan bawah klasemen dibandingkan sekarang.

Di sisi lain kota Manchester, Man City diberitakan sedang mengincar winger lincah asal Jerman, Leroy Sane. Namun berbeda dari Mane yang mengharapkan dijual, Sane sendiri cukup betah berada di Schalke, klub yang dibelanya. Namun City dikabarkan akan meminang Sane dengan harga yang tak akan bisa ditolak Schalke. Diperkirakan, kurang lebih 40 juta sudah dipersiapkan oleh City untuk memboyong Sane ke Etihad Stadium.

Agak membingungkan juga alasan mengapa City membutuhkan Sane. Jika MU ingin meminang Mane dikarenakan kurangnya produktivitas, lantas untuk apa sebenarnya City membutuhkan Sane?. City sudah punya banyak winger berkualitas di dalam klub mereka. Raheem Sterling, Jesus Navas, David Silva, Samir Nasri serta Kevin De Bruyne yang bisa diplot sebagai pemain sayap. Kualitas mereka setara bahkan lebih dari Sane. Pengalaman bermain di Liga Inggris pun lebih banyak, lantas mengapa City membutuhkan Sane?

Kelebihan Mane dan Sane sebetulnya sama. Terletak pada kecepatan dan kemampuan menggiring bola. Mane punya postur pemain Afrika yang tak pernah takut untuk beradu fisik dengan bek bek lawan, sementara Sane punya postur tubuh kecil yang membuatnya mempunyai kelebihan melewati lawan dalam posisi satu lawan satu. Keduanya bisa jadi andalan duo Manchester kedepannya, namun jika mereka jadi di transfer.

Minggu, 03 Januari 2016

Menantikan Aksi Turan-Vidal Di Barcelona.

Barcelona FC memang mendapatkan hukuman dari FIFA terkait regulasi kontrak pemain dibawah umur 18 tahun, karena itu mereka tak bisa membeli pemain sampai dengan bulan Januari 2016. Kalaupun bisa, Barcelona tidak akan diperbolehkan memainkan pemain tersebut sampai tenggat waktu bursa musim dingin bulan Januari 2016.

Hal tersebut terjadi pada Arda Turan dan Aleix Vidal. Dibeli pada bursa transfer musim panas lalu, mantan pemain Atletico dan Sevilla ini sudah setengah musim menganggur. Namun pengangguran mereka berakhir sudah. Pasalnya bulan Januari sudah datang, dan Barcelona sudah bisa mendaftarkan keduanya ke Federasi Sepakbola Spanyol.

Turan dibeli dari Atletico Madrid seharga 30 juta pounds. Pembeliannya diharapkan dapat memberi persaingan yang berat untuk trio MSN. Namun kehadirannya juga diharapkan Enrique untuk mendongkrak permainan di lini tengah yang mulai keropos semenjak Iniesta sering cidera. Berduet dengan Rakitic, Barca akan punya lini tengah yang lebih bertenaga serta lebih muda untuk menghadapi lawan lawannya.

Aleix Vidal juga diharapkan untuk menggantikan peran Roberto di sektor fullback. Selama ini, jika tidak ada Alves, Enrique selalu memaksakan Sergi Roberto untuk bermain di sektor fullback. Meskipun hasilnya tidak buruk, namun terlalu mengandalkan Sergi Roberto sang versatile player juga bukan opsi terbaik. Bermain kembalinya Vidal juga memberikan pesaing baru untuk Alves setelah Douglas yang sudah lebih dulu datang namun tak kunjung memberikan persaingan untuk Alves.

Kabar baiknya, kemungkinan kita bisa menonton keduanya pada laga melawan Espanyol tanggal 7 Januari nanti pada gelaran Copa Del Rey. Namun apakah kehadiran Turan serta Vidal membawa dampak yang signifikan untuk Barcelona?. Kita tunggu saja...